Hai sobat pencari ilmu. Sebelumnya,.
mimin beritahu dulu kalau posting pertama mimin ini bukan sebuah ramalan atau
mitos pada masa depan. Tapi sudah bisa dibuktikan secara ilmiah. Okay gak usah
banyak bacot, Cek idot..
1.
Nasib Bumi sebelum 1 milyar tahun dari sekarang
Perkiraan
ini bukan cerita kiamat. Dijelaskan
secara ilmiah dengan kehidupan di bumi dan
kapan akan berakhir. Planet bumi tetap akan
menghadapi kehancuran dalam beberapa ribu
tahun sampai miliar tahun kedepan. Semua
planet yang berada dalam satu sistem tata
surya, suatu hari juga akan bubar. Termasuk
skala galaksi, kedepan akan hancur. Karena
semua dibangkitkan oleh energi hidrogen
sebagai sumber cahaya dan panas dan
gravitasi untuk saling mengikat planet dan
bintang. Bila gravitasi mulai menghilang,
maka kelompok planet, bintang dan galaksi
akan terlepas tanpa ada yang mengikat.
Diawali dengan bumi dengan 50 ribu tahun
lagi. Ketika bahan bakar dari fosil mulai
habis. Manusia mulai menjelajah di sekitar
planet terdekat.
secara ilmiah dengan kehidupan di bumi dan
kapan akan berakhir. Planet bumi tetap akan
menghadapi kehancuran dalam beberapa ribu
tahun sampai miliar tahun kedepan. Semua
planet yang berada dalam satu sistem tata
surya, suatu hari juga akan bubar. Termasuk
skala galaksi, kedepan akan hancur. Karena
semua dibangkitkan oleh energi hidrogen
sebagai sumber cahaya dan panas dan
gravitasi untuk saling mengikat planet dan
bintang. Bila gravitasi mulai menghilang,
maka kelompok planet, bintang dan galaksi
akan terlepas tanpa ada yang mengikat.
Diawali dengan bumi dengan 50 ribu tahun
lagi. Ketika bahan bakar dari fosil mulai
habis. Manusia mulai menjelajah di sekitar
planet terdekat.
2.
150 juta tahun yang akan datang
Permukaan
bumi juga berubah,
benua Afrika akan menabrak lempeng Eropa
dan menghilangkan laut di Mediterania
Bumi mungkin akan ditinggalkan sebagian
oleh manusia. Lebih jauh lagi, 150 juta dari
sekarang. Laut Atlantik semakin sempit
karena lempeng Australia akan bergerak
keatas, dan jarak benua Amerika Selatan
akan semakin dekat dengan afrika,.
benua Afrika akan menabrak lempeng Eropa
dan menghilangkan laut di Mediterania
Bumi mungkin akan ditinggalkan sebagian
oleh manusia. Lebih jauh lagi, 150 juta dari
sekarang. Laut Atlantik semakin sempit
karena lempeng Australia akan bergerak
keatas, dan jarak benua Amerika Selatan
akan semakin dekat dengan afrika,.
3.
250 juta tahun kedepan
Semua
lempeng
benua akan menjadi satu. Australia akan
menempel dengan Antartika. Sedangkan
Afrika, Amerika Utara dan Selatan dan
EuroEsia menjadi satu. Bagian terluas adalah
lautan di laut Pasifik yang semakin besar,,
benua akan menjadi satu. Australia akan
menempel dengan Antartika. Sedangkan
Afrika, Amerika Utara dan Selatan dan
EuroEsia menjadi satu. Bagian terluas adalah
lautan di laut Pasifik yang semakin besar,,
4.
750 juta kedepan
750
juta tahun kedepan. Satu galaksi kecil dari Sagittarius mungkin akan melewati
bima sakti.
5.
Setelah melewati 1 milyar tahun
Bagaimana
dengan Bumi selanjutnya. Cerita setelah 1 miliar
tahun akan berbeda. Matahari akan semakin terang, lebih
terang sekitar 10% dari sinar yang dilihat saat ini. Sebagian
permukaan bumi akan mengering menjadi daratan. Tidak
ada hujan lagi dan daratan menjadi gurun mati, tersisa laut
yang tidak akan memberikan penguapan air hujan. Tidak bisa
diprediksi seperti apa kondisi di bumi pada saat itu.
tahun akan berbeda. Matahari akan semakin terang, lebih
terang sekitar 10% dari sinar yang dilihat saat ini. Sebagian
permukaan bumi akan mengering menjadi daratan. Tidak
ada hujan lagi dan daratan menjadi gurun mati, tersisa laut
yang tidak akan memberikan penguapan air hujan. Tidak bisa
diprediksi seperti apa kondisi di bumi pada saat itu.
6.
2,9 milyar tahun kemudian
Galaksi
Andromeda adalah galaksi terdekat dengan
Bimasakti (Milky Way). Jaraknya sekarang sekitar 2,5 juta
tahun cahaya. Tapi pada 2,9 miliar tahun kedepan. Galaksi
Andromedia dapat terlihat di angkasa, karena kedua galaksi
Andromeda dan Bima Sakti akan bergerak saling mendekat.
Bila manusia masih tinggal di bumi, cahaya yang terlihat
akan jauh lebih ramai, karena cahaya dari bintang di galaksi
Andromedia.
Bimasakti (Milky Way). Jaraknya sekarang sekitar 2,5 juta
tahun cahaya. Tapi pada 2,9 miliar tahun kedepan. Galaksi
Andromedia dapat terlihat di angkasa, karena kedua galaksi
Andromeda dan Bima Sakti akan bergerak saling mendekat.
Bila manusia masih tinggal di bumi, cahaya yang terlihat
akan jauh lebih ramai, karena cahaya dari bintang di galaksi
Andromedia.
7.
3 milyar tahun
3 miliar
tahun, galaksi Andromedia perlahan akan benar
benar bertabrakan dengan galaksi Bima Sakti. Banyak sistem
tata surya akan hancur, apa yang terjadi ketika kedua
galaksi bertabrakan tidak bisa diprediksi. Mungkin bagian
kecil akan selamat dan membentuk tata surya baru.
Sebagian lagi saling bertabrakan secara perlahan.
benar bertabrakan dengan galaksi Bima Sakti. Banyak sistem
tata surya akan hancur, apa yang terjadi ketika kedua
galaksi bertabrakan tidak bisa diprediksi. Mungkin bagian
kecil akan selamat dan membentuk tata surya baru.
Sebagian lagi saling bertabrakan secara perlahan.
8.
3,5 milyar tahun lagi
3.5 miliar
tahun setelah itu. Seandanya Bumi dan matahari
masih tetap berada ditempatnya. Matahari semakin cerah
bersinar, lebih terang 40% dari cahaya yang ada seperti
sekarang. Laut akan mengering, manusia tidak akan hidup
lagi di bumi karena semua cairan akan menguap.
masih tetap berada ditempatnya. Matahari semakin cerah
bersinar, lebih terang 40% dari cahaya yang ada seperti
sekarang. Laut akan mengering, manusia tidak akan hidup
lagi di bumi karena semua cairan akan menguap.
9.
5,4 milyar kedepan
5,4 miliar
tahun kedepan. Matahari mendekati masa
kehabisan bahan bakar hidrogen yang memberikan
pembakaran sebuah bintang. Tahun tersebut, matahari akan
memasuki tahap pertama sebagai bintang merah. Ukurannya
akan membengkak menjadi 1,6 sampai 2,2x lebih besar dari
ukuran saat ini.
kehabisan bahan bakar hidrogen yang memberikan
pembakaran sebuah bintang. Tahun tersebut, matahari akan
memasuki tahap pertama sebagai bintang merah. Ukurannya
akan membengkak menjadi 1,6 sampai 2,2x lebih besar dari
ukuran saat ini.
10.
6 milyar tahun selanjutnya
6 miliar
tahun kedepan. Hanya dalam waktu 600 juta tahun
setelah tahap matahari mulai membesar. Matahari akan
benar benar membengkak lebih cepat. Ukurannya menjadi
170x lebih besar dan cahayanya 2400 kali lebih terang dari
sekarang. Matahari akan terlihat amat sangat besar seperti
gambar dibawah ini.
setelah tahap matahari mulai membesar. Matahari akan
benar benar membengkak lebih cepat. Ukurannya menjadi
170x lebih besar dan cahayanya 2400 kali lebih terang dari
sekarang. Matahari akan terlihat amat sangat besar seperti
gambar dibawah ini.
11.
6,5 milyar sesudahnya
6,5 miliar
tahun kedepan. Bila bumi selamat dan matahari
tidak akan mengoreng semua permukaan planet bumi.
Matahari akan kembali menciut. Tapi ukurannya akan
bertahan sampai 10x dari ukuran sekarang, dengan kekuatan
sinar 40x lebih terang dari saat ini. Karena matahari sudah
memasuk tahap kematian, bumi sudah lebih dahulu hancur
dengan permukaan berbatu dan total mematikan semua kehidupan.
tidak akan mengoreng semua permukaan planet bumi.
Matahari akan kembali menciut. Tapi ukurannya akan
bertahan sampai 10x dari ukuran sekarang, dengan kekuatan
sinar 40x lebih terang dari saat ini. Karena matahari sudah
memasuk tahap kematian, bumi sudah lebih dahulu hancur
dengan permukaan berbatu dan total mematikan semua kehidupan.
12.
6,8 juta tahun kedepan
Kehancuran
bumi belum selesai.
Matahari akan memasuki tahap ke 2 sebagai bintang merah
raksasa. Matahari yang sudah membakar semua hidrogen,
kekuatan gravitasi di inti matahari semakin lemah.
Dampaknya pada kekuatan gravitasi matahari untuk menahan
gas karbon dan hidrogen semakin rendah lemah. Ukuran
matahari akan kembali membesar menjadi 180x, dan
cahayanya naik menjadi 3000x lebih terang dari sekarang.
Disinilah tahap bumi akan masuk ke dalam atmosfer gas
matahari dan ditelan oleh panas atmosfir matahari.
6,9 miliar tahun. Matahari akhirnya tamat setelah
mengalami sebuah ledakan. Matahari sebagai bintang akan
berubah menjadi bintang sangat kecil. Dan mengeluarkan
radiasi pulsar setiap 100 ribu tahun sekali. Melepaskan
masanya sendiri dan intinya akan berwarna cahaya putih.
Matahari akan berubah menjadi sebuah planet White Dwarf
atau bintang mati. Seandainya sebagian planet tetap ada,
kemungkinan planet yang mengorbit ke matahari, akan mulai
terlepas dari gravitasi matahari. Lalu keluar berjalan
sendirian dan tidak mengikuti orbit ke matahari lagi.
Memasuki 7 miliar tahun kedepan. Matahari akan semakin
dingin dan berubah dari warna putih menjadi hitam atau
disebut Black Dwarft. Apakah hanya matahari saja yang
mati. Sejalan dengan waktu, semua bintang akan mengalami
siklus yang sama.
10 pangkat 17 tahun kedepan, semua bintang di galaksi
yang tersisa akan mati. Seperti nasib matahari
10 pangkat 19 tahun kedepan, semua galaksi dengan
bintang. Bintangnya yang mati dan planetnya akan terlepas
mengambang sendiri tanpa terikat gravitasi bintang
utamanya.
10 pangkat 23 tahun kedepan. Semua Galaksi Cluster atau
kelompok galaksi termasuk Bima Sakti dan Andromeda, akan
bubar. Semua terpencar menjadi planet, bintang sepi tidak
lagi bersinar dan mengambang sendiri-sendiri.
Informasi diatas mengambarkan siklus kehidupan di alam
semesta pada masa mendatang. Apakah perkiraan tersebut
akan terjadi, tentu tidak ada yang tahu.
Matahari akan memasuki tahap ke 2 sebagai bintang merah
raksasa. Matahari yang sudah membakar semua hidrogen,
kekuatan gravitasi di inti matahari semakin lemah.
Dampaknya pada kekuatan gravitasi matahari untuk menahan
gas karbon dan hidrogen semakin rendah lemah. Ukuran
matahari akan kembali membesar menjadi 180x, dan
cahayanya naik menjadi 3000x lebih terang dari sekarang.
Disinilah tahap bumi akan masuk ke dalam atmosfer gas
matahari dan ditelan oleh panas atmosfir matahari.
6,9 miliar tahun. Matahari akhirnya tamat setelah
mengalami sebuah ledakan. Matahari sebagai bintang akan
berubah menjadi bintang sangat kecil. Dan mengeluarkan
radiasi pulsar setiap 100 ribu tahun sekali. Melepaskan
masanya sendiri dan intinya akan berwarna cahaya putih.
Matahari akan berubah menjadi sebuah planet White Dwarf
atau bintang mati. Seandainya sebagian planet tetap ada,
kemungkinan planet yang mengorbit ke matahari, akan mulai
terlepas dari gravitasi matahari. Lalu keluar berjalan
sendirian dan tidak mengikuti orbit ke matahari lagi.
Memasuki 7 miliar tahun kedepan. Matahari akan semakin
dingin dan berubah dari warna putih menjadi hitam atau
disebut Black Dwarft. Apakah hanya matahari saja yang
mati. Sejalan dengan waktu, semua bintang akan mengalami
siklus yang sama.
10 pangkat 17 tahun kedepan, semua bintang di galaksi
yang tersisa akan mati. Seperti nasib matahari
10 pangkat 19 tahun kedepan, semua galaksi dengan
bintang. Bintangnya yang mati dan planetnya akan terlepas
mengambang sendiri tanpa terikat gravitasi bintang
utamanya.
10 pangkat 23 tahun kedepan. Semua Galaksi Cluster atau
kelompok galaksi termasuk Bima Sakti dan Andromeda, akan
bubar. Semua terpencar menjadi planet, bintang sepi tidak
lagi bersinar dan mengambang sendiri-sendiri.
Informasi diatas mengambarkan siklus kehidupan di alam
semesta pada masa mendatang. Apakah perkiraan tersebut
akan terjadi, tentu tidak ada yang tahu.
Hanya
Allah yang benar-benar tau dan paling akurat.
Thanks..
Happy reading