Hai sobat pencari ilmu. Postingan saya yang kedua ini
membahas tentang sistem pemerintahan yang dianut Indonesia. Yakni Demokrasi.
Bagi kebanyakan orang demokrasi adalah sebuah mimpi besar
dari sebuah Negara, karena mengatas namakan kepentingan rakyat. Berlandaskan
dari dalil “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat”. Berdasarkan ketiga
dalil tersebut saya dapat menyimpulkan :
1.
Dari Rakyat : memang dari jaman kakek buyut,
pemerintahan yang menjalankan memang dari rakyat. Bukan dari robot atau tangan
tuhan (maaf)
2.
Oleh rakyat : sejak tahun 1950 saat awal pemilu
di Indonesia, memang presiden dan para sekawanya berasal dari pilihan rakyat.
Mungkin ini yang dinamakan oleh rakyat. Tapi ketika terjadi perubahan yang
buruk dari pemerintahan pasti rakyat yang disalahkan. “Salah sendiri dulu pilih
Si A, Si B. sekarang kan jadinya begini”.
3.
Untuk rakyat : dalil ini yang perlu dikaji
ulang. Yakin semua ini demi rakyat? Seberapa besar perubahan untuk rakyat yang
telah dilaksanakan sejak jaman kemerdekaan atau maaf saja sejak reformasi 1998?
Inilah maksud saya bahwa Indonesia tidak layak Demokrasi.
Sebenarnya saya malas membahas politik. Karena bagi saya, politik tidak lebih
adalah permainan terbesar dalam bisnis omong kosong, industri artifisial penuh
kosmetik yang pernah ada di dunia. Merubah omong kosong menjadi sesuatu yang
bisa dijual dengan manis, dan diobral dengan larisnya oleh para pemilih, anda
boleh saja jika tidak sependapat dengan saya. Silahkan.
Kembali kemasalah demokrasi. Apakah demokrasi adalah sistem terbaik
yang diberikan Tuhan? Di firmankan Tuhan dalam kitab suci? Jelas tidak.
Demokrasi adalah hasil ciptaan manusia. Dalam catatan sejarah, sistem otoriter
absolut juga bisa memberikan kesejahteraan lebih baik. Tuhan hanya
memerintahkan kita memberikan sebuah urusan kepada ahlinya. Silakan cek banyak
kitab suci. Hanya itu. tidak ada model pemerintahan apalagi demokrasi dalam
ajaran kitab suci. Lantas apakah suara terbanyak adalah suara Tuhan? Omong
kosong. Berani sekali manusia mengklaim sepihak.
Jadi menurut saya, Indonesia sangat layak untuk demokrasi.
Tapi bukan sekarang. Mungkin 20-30 tahun lagi kalau memang Indonesia
benar-benar sudah bebenah. Sebaiknya Indonesia saat ini diatur oleh sekelompok
penguasa yang benar-benar demi kepentingan dan mensejahterakan rakyat. Bukan
seperti sekarang ini. Karena pada dasarnya orang Indonesia itu pintar-pintar.
Tapi mereka seolah menutup mata dan memilih hidup bahagia sendiri atau sekedar kowar-kowar di social media bahkan blog
(hehe termasuk saya).
Sekali lagi kepada semua pembaca yang pintar, tulisan diatas
hanyalah opini penulis semata. Maaf jika ada pihak yang tersinggung.
Salam pencari ilmu!