Menjadi
terkenal adalah hal yang banyak di inginkan bagi mayoritas penghuni bumi
seperti manusia. Apapun caranya akan dilakukan untuk menjadi terkenal. Mungkin
itu termasuk aku. Aku dulu maksudnya. Nah.. kenapa dulu? Kenapa gak sekarang?
Emang sekarang gak pingin terkenal? Jawabanya TIDAK!!
Aku
siapa sih? Aku bisa apa sih? Toh aku juga gak pingin jadi terkenal. Meskipun
sulit banget bagiku untuk menjadi biasa-biasa saja. Misalnya di sekolah. Hampir
semua guru dan sebagian siswa pasti akan kenal aku. Bukan karena aku adalah
siswa teladan dan lainya. Aku memang pintar. Tapi yang lebih pintar dari aku
juga gak terhitung.
Mereka
semua mengenalku karena fisikku. Aku ini terpendek di kelas (untuk laki-laki).
Tinggiku hanya sekitar 160cm. aku juga paling kurus disana. Terlebih lagi aku
berkacamata dan berjidat jenong. Emm.. makin famous deh karena keunikan
fisikku. Hehe.. lengkap ya? Tapi ya Alhamdulillah di sekolah gaada yang
menghinaku. Aku juga tetap bersyukur kepada Allah atas setiap pemberianya
padaku.
Pengalaman
famousku yang pertama karena aku juara kelas. Sungguh aneh bukan? Siapa aku?
Belajar dengan serius pun enggak. Menginginkan juara kelas ya enggak. Kaget.
Iya. Tapi bagai pangeran yang secara gak sengaja di pakaikan mahkota. Dia pasti
gak mau melepaskan mahkota itu begitu saja. Sama sepertiku. Disemester
berikutnya pun aku jadi tetep ingin juara kelas, aku gak akan melepaskanya.
kecerdasan itu melekat padamu, menempel begitu kuat layaknya ikatan yang membentuk aturan oktet, begitu stabil. namun jangan lupa, kau juga harus berbagi dengan teman yang berada didekatmu saat mereka membutuhkan elektronmu, supaya kau mejadi stabil dan tidak kelebihan elektron yang berakibat tidak baik bagimu. do you agree? wihiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ( APAAN SIH LUH? GJ KOK)
BalasHapus